Guru di SMA Negeri 1 Pangururan, Kabupaten Samosir, melihat jarak antara materi di kelas dan soal seleksi masuk perguruan tinggi. Sekolah memilih membangun kebiasaan tryout bertahap sejak kelas 10.
Kesiapan dibangun sejak awal
Membiasakan siswa dengan soal seleksi butuh waktu. Sekolah membutuhkan latihan yang teratur, dengan hasil yang bisa ditinjau guru lebih dulu.
Bermula dari kelompok kecil
Program dimulai pada Februari 2025 dengan 179 siswa kelas unggulan, setelah perwakilan guru lebih dulu mencoba pengerjaannya. Program berlanjut dengan simulasi SNBT pada Juni, lalu diperluas untuk persiapan TKA pada akhir Oktober 2025.
Dalam angka
- 3 program tryout dari Februari sampai Oktober 2025.
- Peserta bertambah dari 179 menjadi 358 siswa pada program ketiga.
- Guru menerima hasil lebih dulu sebelum laporan dibuka untuk siswa.
Sekolah bisa memulai dari satu kelompok kecil, lalu melangkah ke skala yang lebih luas.